Ngepenak'ke tyasing sasomo (Membuat Bahagia Hati Sesama )
Dalam tuntunan budaya bangsa , para leluhur selalu mengingatkan pentingnya Amalan MEMBUAT BAHAGIA ORANG LAIN,karena dalam semua ajaran agama apapun selalu diutamakan amalan yang menyangkut : MAHLUK SOSIAL" yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain,disini pentingnya ETIKA / ROSO RUMONGSO dalam BUDAYA BERMASYARAKAT agar terjadi KEHARMONISAN HUBUNGAN antara ;
▪ MANUSIA dan TUHANNYA
▪ MANUSIA dan SESAMANYA
▪ MANUSIA dan SEISI ALAM
▪ HUBUNGAN MANUSIA dan TUHANNYA :
Telah diatur dengan terperinci sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing
( Hak Asasi Pribadi yang harus Sangat Dihormati ).
▪ HUBUNGAN MANUSIA dan SESAMANYA:
Harus ada Niat atau Itikat saling menghormati tanpa memandang derajat,pangkar,harta,
ilmu dll yang menyangkut urusan DUNIA,sehingga terjadi hubungan antar manusia yang
saling Kasih Mengasihi.
Hanya KALBU yang bisa menimbang KEMURNIAN seseorang seperti WEWALER atau
TUNTUNAN yang berbunyi:
~ Titah Sak Dermo Nglampahi.
(Manusia/Mahluk hanya menjalani Kodratnya ).
~ Jalmo Tan Keno Kiniro.
( Jangan memandang manusia dari lahiriyah,karena manusia itu
Tidak terukur penciptaannya,mengapa dia diciptakan seperti yang kita lihat,urusan
TUHAN bukan urusan KITA).
~ GUSTI Kuwi Adoh Tanpa Wangenan,Cedak Tanpa Senggolan.
( TUHAN MAHA GHAIB,AKU jauh ENGKAU jauh,AKU dekat ENGKAU dekat ).
▪ HUBUNGAN MANUSIA dan SEISI ALAM:
Tanpa ALAM manusia tidak akan bisa Hidup,maka agar tetap terjadi keseimbangan Alam,
Wajib Manusia ikut menjaga Alam dan Isinya yang mana ALAM JUGA BERFUNGSI SEBAGAI AYAT AYAT TUHAN,MANAKALA MANUSIA MAMPU MEMBACA ALAM,MAKA MANUSIA ITU AKAN MENJADI ORANG KEPERCAYAAN / WALI TUHAN DI BUMI DAN MULIA DI SISI ALLAH.
JANJI GUSTI : INGSUN HANANIRA "MRIH SIRA MLAKU ING PEPADANG INGSUN,INGSUN
KANG TUMOTO".
Dalam kalimat SASTRA INGGIL tersebut diatas terkandung ajaran LUHUR:
1) APABILA MANUSIA dan SESAMANYA sudah saling menghormati dan
Saling membahagiakan maka akan tercipta KESEIMBANGAN MORAL.
2) MANUSIA YANG MORALNYA SEIMBANG akan mampu menjaga ALAM
dan SEISINYA.
3) MANAKALA telah terjadi manusia Patuh berjalan dijalan TUHAN,maka
TUHAN Akan Menjamin Kehidupan Seluruh UmatNYA.
K E S I M P U L A N : Marilah Kita Bersama sama Mencoba Memulai Mengamalkan Fisafat
Hidup"NGEPENAK'KE TYASING SASOMO.
( Membuat bahagia hati orang lain ) agar ikut tergolong dalam insan
GUSTI yang terpilih berjalan di jalanNYA dan nantinya HIDUP DAN
PENGHIDUPAN KITA AKAN TUMOTO/ DIJAMIN seperti JANJI GUSTI
ALLAH YANG TIDAK PERNAH INGKAR !
AMIEN !
Batu 7 maret'95/ 5 Sawal 1927
Selasa Kliwon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar