Dalam Hidup ini ,sering kita jumpai perbedaan antara bentuk LAHIRIAH dan BATINIAH yang tidak sama ( tidak selaras ).
Bentuk Lahir / Jasmani adalah WADAH sedang bentuk Batin atau Rohaniah adalah ISI.
Dalam Sastra Jawa ,Sifat WADAH ( GEN / Pembawa Sifat ) kita Warisi dari Bapak,yang disebut sifat ADAL / KASAR yaitu :
~ Kulit
~ Daging
~ Tulang
~ Otot
Sedangkan sifat ISI kita Warisi dari Ibu,yang disebut sifat HALUS / SIR yaitu :
~ Darah
~ Sumsum
~ Jeroan
~ Otak
Bersatunya Sifat HALUS dan Sifat KASAR dengan ijin TUHAN menjadi DUMADINE MANUNGSO ,Konsep ini disebut TRI TUNGGAL yang digambarkan sebagai berikut:
GUSTI TUHAN
| |
WADAH-------- + ----------- ISI = BOPO ( BAPAK) ----- + ----- BIYUNG ( IBU )
| |
WUJUD / MIJIL DUMADINE MANUNGSO
Dalam pengamalan Hidup bermasyarakat atau kehidupan sosial ,ada kecenderungan meningkatnya EGOISME dan INDIVIDUALISTIS dimana Manusia Modern lebih mementingkan ALAM BENDA dibanding ALAM MORAL sehingga terjadi DisHarmoni
( Ketidakseimbangan ) antara LAHIR dan BATIN.
Sebagai akibat ketidakseimbangan tersebut terjadilah : STRESS...DEPRESI...FRUSTASI dan lain lain penyakit Kejiwaan.
WASIAT Leluhur Tanah Jawa mengajarkan " ELING LAN WASPODO"..."ORANG BOLEH MISKIN HARTA TAPI JANGAN SAMPAI MISKIN MORAL ( KASIH ).
Dibalik Ajaran ini ,tersirat suatu pesan Luhur : Bahwa kita adalah bagian dari Alam Semesta
yang tidak hanya berisi Manusis..jenis..suku..dpecies..warna kulit..derajad..pangkat dan harta,tetapi juga terdapat makhluk lain sebagai Penunjang (Sarana) kehidupan kita, misalnya: Hewan..Tumbuhan dll.
Dengan Perkataan lain,kita tidak bisa hidup tanpa keberadaan (Eksistensi) makluk lain,
Maka dari itu kita harus konsekwen mengikuti POLA atau ATURAN YANG BERLAKU DI ALAM SEMESTA ( Agama..Dharma..Susila..Kahanan dll Tatanan yang berlaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar