" NGLUNGGUHI DHARMA NING SATRIYO,NGETUTKE KRENTEKING ATI OBAHE AYANG - AYANG " artinya : Memegang Teguh Darmanya Ksatriya,yaitu mengikuti gerakan HATI
( Punya Prinsip dan Tidak Plin Plan ).
Pada jaman yang serba Modern dan Materialistis ini adalah suatu Hal yang LANGKA,
bilamana kita jumpai manusia yang KONSEKWEN dan KONSISTEN dengan suatu Prinsip yang diyakini itu,juga diamalkan dalam perbuatan Nyata ,yang sering kita lihat kenyataan di masyarakat yang sedang Giat Membangun ini terlalu banyak slogan slogan yang muluk muluk, akan tetapi hanya menjadi KATA KATA TANPA MAKNA karena tidak diikuti oleh Pengamalan Nyata.
Dalam EPOS MAHABHARATA ada banyak tauladan kepahlawanan yang selalu menjunjung DHARMA SATRIYAM misalnya :
1. RESI BHISMA adalah sosok yang konskwen dan konsisten ( sesuai janji dan tegar
menjalankan janji/sumpah) dari mulai muda sudah bersumpah : TIDAK KAWIN DAN
TIDAK BERSEDIA JADI RAJA , DAN AKAN MENJAGA KEJAYAAN NEGARA NGASTINA
SAMPAI AJAL MENJEMPUT.
Beliau mengucapkan Sumpah yang sangat menggetarkan itu karena rasa bhakti srorang
Putra Mahkota kepada ROMO PRABU dan Sumpah itu dijalani sampai ujung panah
SRIKANDI yang dititisi Dewi Amba menagih Janji karena dendam tidak jadi dikawini
bisma waktu muda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar