Jumat, 09 Oktober 2015

TEMBANG KANGEN ku

Serambi kayu kunikmakti sorot mata teduh yang tlah matang oleh perjalanan cerita...
Sapa Jiwamu memeluk teduh jiwaku...
Masih tersisa rasa rindu di sudut ruang tak berpintu...
Menunggu penjaga masuk tanpa mengetuk..
Masih terasa Tetes air hujan basahi tanah yang tetap kering menahan debu..
Tampak tatap mata teduh mengundang tuk melabuhkan rindu..
Bibirmu yang terkatup membuat slalu ingin ku kecup...
Aku Masih Kangen..

KASIH datanglah bersama Api agar dapat kudekap hangatmu di dadaku..
KASIH hadirlah dengan angin agar senantiasa menemaniku dalam tiap helaan nafasku..
KASIH mengalirlah seperti air yang mengisi tiap ceruk tiap celah hidup..
Menyegarkan Sembuhkan dahaga membawa kehidupan dan kebangkitan..
KASIH kemarilah bagai Tanah tempatku menumbuhkan Cinta..
Meletakkan harapan Baru dimasa datang..
Menjadi tempatku Membaringkan diri..


Getarkan rasa Cintamu Sepenuh Penyerahan diri karena SADAR  akan diri yang tiada  daya dan upaya...
Getaran Cinta bagaikan Air Bah yang Menembus Batas..


Semakin Jauh Langkah menapaki keSEJATIan...Tipis sekat Gelap dan Terang...
Semakin dalam menyelam kedalam Samudra Kasih ada dan Tiada apa bedanya...
Terbang diKetinggian menjelajah Ruang..mengarungi Waktu...
Semakin kecil kita dalam genggaman kuasaNYA..

Dibelahan hati...diantara detak jantung biarlah dirimu ada..
Mengalir bersama darah hingga ke ujung nadi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar